[Notice] Social Distancing Guidelines for Visitors at Hyundai Motorstudio

Close

Newsroom

Jenius! Sosok Penemu Mobil Listrik dan Sejarahnya

Hyundai Motorstudio Senayan Park 2022.05.10
Jenius! Sosok Penemu Mobil Listrik dan Sejarahnya
Banyak orang yang penasaran sebenarnya siapa sih penemu mobil listrik? Apalagi, penemuannya sangat bermanfaat untuk mendukung mobilitas, sekaligus ramah lingkungan. Tak heran sekarang, perlahan namun pasti masyarakat mulai beralih ke LCGC atau low cost green car.

Saat ini lebih dari 7% penjualan mobil listrik tumbuh di seluruh dunia pada 2020, menurut laporan Navigant Research. Diprediksi penjualannya akan terus meningkat, seiring dengan kesadaran masyarakat akan penghematan bahan bakar dan kelestarian lingkungan.

Nah, seperti apa sih sejarah mobil listrik? Siapa penemu mobil listrik? Dan apa yang membuat mobil listrik jauh lebih unggul ketimbang mobil non listrik? Simak terus, yaa!

Sejarah perkembangan penemuan mobil listrik


Mobil listrik diperkenalkan lebih dari seabad yang lalu, tepatnya pada sekitar era 1800-an, dimana produksi mobil listrik pertama mulai diperkenalkan.  Pada awal abad ini, para penemu mobil listrik dari Belanda, Amerika Serikat, dan Hungaria, mulai mengembangkan konsep mobil listrik bertenaga baterai.

Sementara itu, penemu mobil listrik dari Inggris, bernama Robert Anderson mengembangkan prototipe mobil listrik sebagai cikal bakal mobil listrik masa kini. Selanjutnya, baru para penemu mobil listrik dari Prancis dan Inggris mengembangkan model mobil listrik pertama tersebut

Tak mau kalah dari penemu mobil listrik dari negara lainnya, William Morrison asal Amerika Serikat sukses membuat mobil listrik pada tahun 1890. Ia merupakan seorang ahli kimia dari kota Des Moines, Iowa. Mobil listrik miliknya berpenumpang 6 orang dan mampu mencapai kecepatan 14 mil per jam.

Selama beberapa tahun berikutnya, banyak penemu mobil listrik lainnya yang berlomba-lomba di seluruh Amerika Serikat. Bahkan, kota New York memiliki lebih dari 60 taksi listrik. Pada awal 1900-an, mobil listrik berada di puncak kejayaannya. Termasuk, banyak mobil listrik yang diekspor ke negara-negara lain.

Penemu mobil listrik yang populer di dunia


Membicarakan tentang para penemu mobil listrik, kita tidak bisa melupakan Ferdinand Porsche. Pendiri perusahaan otomotif sport yang mengembangkan mobil listrik P1 pada tahun 1898.

Di tahun yang sama, ia mengembangkan mobil listrik hybrid pertama di dunia. Yaitu, sebuah mobil yang ditenagai listrik dan bahan bakar bensin.

Melihat inovasi yang spektakuler tersebut, seorang penemu paling produktif di dunia, bernama Thomas Edison, tertarik untuk ikut memberikan sumbangsihnya. Thomas Edison menganggap mobil listrik adalah teknologi unggul yang akan sangat dibutuhkan di masa depan. Karena itu, Thomas Edison lantas menciptakan baterai mobil listrik yang lebih bagus.

Bahkan, Henry Ford, yang berteman dengan Thomas Edison, mengajaknya bekerja sama untuk mengeksplorasi berbagai fitur mobil listrik murah pada tahun 1914.

Sayangnya, mobil listrik yang diproduksi tersebut kurang begitu laku di pasaran. Hal ini disebabkan, pada sekitar 1912, harga mobil bensin cukup murah. 

Ditambah lagi, pada sekitar 1920, ditemukan kilang minyak mentah baru di daerah Texas. Sehingga, bahan bakar bensin menjadi semakin murah dan tersedia pengisian bensin di seluruh pelosok negeri. Pada akhirnya, mobil listrik sempat mati suri pada tahun 1935

Kelangkaan bahan bakar meningkatkan minat konsumen mobil listrik


Seperti yang diketahui, bahan bakar minyak adalah energi yang akan habis. Pada sekitar 1970-an, bahan bakar bensin menjadi langka, dan harganya melonjak. Puncaknya, pada 1973, negara Timur Tengah melakukan embargo minyak.

Alhasil, pemerintah lantas mengesahkan Undang-undang untuk mendukung penelitian dan pengembangan mobil listrik hibrida pada 1976.

Berawal dari sini, banyak pabrikan otomotif yang mulai membuat mobil listrik. Akan tetapi, kendaraan yang dikembangkan dan diproduksi pada tahun 1970-an masih memiliki kekurangan dibandingkan dengan mobil bertenaga bensin. Misalnya, seperti kinerja pacu yang masih terbatas dan hanya mampu mencapai kecepatan 45 mil per jam sebelum diisi ulang.

Selanjutnya, maju ke tahun 1970-an, para penemu mobil listrik di era modern mulai memodifikasi model mobil listrik. Salah satunya agar kinerjanya lebih cepat dan lebih jauh sampai 60-80 mil per jam.

Kemampuan akselerasi dari 0 hingga 50 mil per jam hanya dalam 7 detik. Sayangnya, karena biaya yang tinggi, produksi mobil listrik ini dihentikan pada tahun 2001.

Awal sejarah baru mobil listrik di era modern


Pada abad ke-21, pabrikan motor di Jepang mulai merilis mobil listrik pada sekitar tahun 1997. Mobil listrik hybrid tersebut diproduksi massal pertama di dunia.

Selanjutnya, ada juga produsen mobil listrik sport yang dirilis tahun 2010 dengan kemampuan melesat sampai 20 mil per jam sekali pengisian daya.

Dari segi teknologi, pemerintah di berbagai negara turut membantu meningkatkan jangkauan mobil listrik. Contohnya, pengembangan teknologi baterai lithium-ion, selain lebih tahan lama, harganya juga lebih murah. Pada gilirannya, hal ini membuat harga mobil listrik lebih terjangkau bagi konsumen.

Hadirnya mobil listrik Hyundai pertama, Hyundai BlueOn


Mulai tertarik untuk memiliki low cost green car untuk mobilitas sehari-hari? Harus itu! Karena, Hyundai telah merilis salah satu mobil listrik canggih pada 2010.

Mobil listrik Hyundai diberi nama Hyundai Blue On dan dirilis pertama kali di kota Seoul, Korea Selatan. Hyundai Blue On didesain dengan konsep basis city car yang menyesuaikan gaya hidup masyarakat urban.

Ditenagai Battery LiPoly 16,4 kwH dengan kemampuan menyimpan tenaga hingga 82 Horsepower serta 210 Nm torsi. Mengendarai Hyundai BlueOn, pengguna bisa menempuh jarak hingga 140 km tanpa perlu mengisi ulang daya baterai.

Akselerasinya dari 0 – 100 km per jam, bisa dicapai dalam waktu 13,1 detik, membuat Hyundai Blue On mampu melesat dengan kecepatan 130 km per jam. Keren, kan!

Jika ingin mengisi ulang baterai mobil listrik Blue On, kamu cukup mengecas selama 6 jam di saklar rumah biasa. Bila terburu-buru atau ingin pengisian cepat dengan kapasitas 80%, waktunya hanya memakan 25 menit saja.

TOP